Kuala Kurun, 9 Desember 2019

Panitia Penerimaan Pegawai Tidak Tetap/Honorer Pengadilan Negeri Kuala Kurun telah melaksanakan tes perekrutan bagi para pelamar tenaga Honorer. Tes tertulis dilaksanakan di Ruang Sidang Betang Pengadilan Negeri Kuala Kurun. Setelah tes tertulis para pelamar dilanjuti dengan tes komputer dengan menggunakan fasilitas komputer yang ada di meja PTSP serta tes wawancara oleh tim pewancara penerimaan tenaga honorer.  Tim pewancara terdiri dari Ketua Panitia Bapak Amir Rizki Apriadi, S.H., M.M., Bapak Mansyah, S.H., dan Ibu Vusi Rurianty, S.Kom.

Foto 1: Pelaksanaan Tes Tertulis di Ruang Sidang Betang Pengadilan Negeri Kuala Kurun

Dalam perekrutan Pegawai Tidak Tetap/Honorer, Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II Bapak Rudy Ruswoyo, S.H. M.H. mengingatkan kepada para panitia penerimaan tenaga honorer untuk merekrut tenaga honorer yang terbaik dan tidak adanya Kolusi dan tidak menerima titipan dari siapa pun. Beliau pun akan menindak tegas bagi siapapun yang dengan sengaja membocorkan soal tes maupun membantu pihak pelamar yang meminta bantuan untuk diloloskan menjadi tenaga Honorer di Pengadilan Negeri Kuala Kurun.

Foto 2: Praktek komputer di Ruang PTSP Pengadilan Negeri Kuala Kurun

Bapak Amir Rizki Apriadi, S.H., M.M. sebagai Ketua Panitia dalam perekrutan Pegawai Tidak Tetap/Honorer di Pengadilan Negeri Kuala Kurun mengungkapkan “Tes yang diselenggara ini tanpa adanya KKN ataupun adanya penitipan dari berbagai pihak manapun. Kami dari Tim Panitia Penerimaan Tenaga Honorer di Pengadilan Negeri Kuala Kurun tidak memungut biaya apapun dan juga bila ada yang mengatasnamakan dari pihak panitia yang memungut biaya untuk meloloskan, mohon diabaikan saja”. Sedangkan menurut Bapak Mansyah selaku sekretaris Panitia “Dalam perekrutan tenaga honorer hari ini yang dicari hanya 2 orang pelamar. Kedua orang pelamar yang nantinya akan diterima sebagai tenaga honorer adalah orang-orang yang terbaik dari para pelamar”.

Foto 3: Tes wawancara di Ruang Sidang Kahayan Pengadilan Negeri Kuala Kurun

Para pelamar yang hadir untuk mengikuti tes tenaga honorer sebanyak 27 orang. Tes yang diselenggarakan terdiri dari tertulis, tes praktek komputer, dan tes wawancara. (Mardona)